Monday, May 23, 2011

6 Makanan Terburuk Bagi Kesehatan

Makanan lezat kesukaan Anda ini ternyata sangat tidak bersahabat dengan kesehatan.

KapanLagi.com - Makin banyak restoran yang bertebaran. Ragam menu lezat saling bersaing untuk memikat Anda sebagai pecinta makanan lezat. Harga yang bersaing dan rasa yang lezat membuat banyak lidah terbuai. Semakin banyak rasa lezat, sayangnya tidak diimbangi dengan kesadaran agar tidak terlalu sering menikmati makanan lezat yang kebanyakan tidak baik untuk kesehatan Anda.

Seperti dilansir oleh Readers Digest, inilah enam makanan lezat yang disukai oleh hampir seluruh penduduk dunia dan sayangnya tidak bersahabat untuk kesehatan Anda. Bila selama ini Anda senang menikmati enam makanan ini, ada baiknya Anda mulai membatasi konsumsi makanan-makanan tersebut.

1. Daging Yang Diproses


The American Institute for Cancer Research mengemukakan bahwa daging yang telah mengalami proses pengasapan, pengawetan, penggaraman dan telah terkena bahan kimia sebagai pengawet terkait langsung dengan naiknya risiko kanker usus. Ini disebabkan karena produk daging yang telah diproses mengandung banyak garam, lemak dan kolesterol jahat, serta hanya sedikit mengandung nutrisi dan sedikit serat.

2. Makanan Yang Dibekukan


Sekalipun terlihat dalam porsi kecil, makanan jadi yang dibekukan (biasanya dipanaskan dalam microwave) mengandung banyak kalori. Livestrong.com menemukan bahwa salah satu makanan beku populer (di Amerika Serikat) yang terdiri dari potongan ayam beku mengandung 64 gram lemak dan 1020 kalori dalam satu porsi (kebutuhan normal kalori wanita dewasa 2000 - 2500 kalori/hari). Di samping itu, sekalipun makanan beku tersebut dikhususkan untuk diet rendah lemak, tetap saja proses pengolahan makanan beku mengandung banyak sodium (salah satu bahan pengawet).

3. Donat


Kue bulat dengan lubang di tengah ini memang menjadi salah satu kue kesukaan seluruh warga dunia. Si lezat ini dilaporkan oleh livestrong.com mengandung setumpuk hal tidak sehat yang tidak bersahabat dengan kesehatan Anda. Satu potong donat bertabur gula halus mengandung 10 - 20 gram lemak trans, dan 250 hingga 300 kalori kosong (kalori negatif yang bisa menjadi pencetus obesitas).

4. Keripik Kentang


Menikmati sebungkus keripik kentang saat menonton televisi memang sangat menyenangkan. Dan jika Anda menyukai keripik tersebut, Anda sebaiknya waspada. Karena keripik kentang (termasuk kentang goreng) mengandung banyak acrylamide yang diketahui sebagai salah satu karsinogen yang terbentuk ketika makanan dipanggang atau digoreng dengan suhu tinggi. "Saya perkirakan bahwa acrylamide adalah penyebab ribuan kanker di Amerika Serikat setiap tahunnya," ujar Clark University, seorang profesor peneliti dari Dale Hattis.

5. Makanan Low-Fat


Jangan tertipu dengan banyaknya makanan yang beredar dengan embel-embel low-fat atau rendah lemak. Gula dan garam bahkan non-fat, tetapi efeknya sama buruk dengan lemak. Para produsen cookies, saus salad, yogurt dan makanan lain yang mencantumkan label low-fat tetap memasukkan gula dan garam dalam jumlah besar yang memberikan rasa lezat tetapi juga tidak baik bagi kesehatan. Dr. Mehmet Oz yang sering menjadi di berbagai acara televisi Amerika Serikat menyarankan Anda untuk memakan makanan asli dan segar dibanding produk-produk berlabel low-fat.

6. Margarin


Sekalipun margarin sempat dipuji-puji sebagai sebagai pengganti mentega (margarin terbuat dari lemak nabati, mentega dari lemak hewani), ternyata margarin tidak lebih baik dari mentega, sekalipun telah diberi label bebas kolesterol. Seperti dilaporkan situs The Natural Health Hub, margarin adalah sumber utama lemak trans (lemak jahat) yang dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam darah serta merusak pembuluh darah. Jadi, lupakan margarin, pilih minyak zaitun.

7. Minuman Bersoda


Minuman bersoda memang menyegarkan, sekaligus membuat tubuh Anda menumpuk gula dalam jumlah yang sangat besar. Satu botol minuman bersoda mengandung rata-rata 10 sendok gula pasir. Berdasarkan laporan jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, meminum minuman bersoda setidaknya 2 kali seminggu akan menaikkan seseorang terkena kanker pankreas. Ingin yang lebih buruk? Mengonsumsi lebih dari 2 botol soda manis per hari akan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan diabetes. (wo/wsw)

Baca juga :  
- Minuman Soda Mengandung Bakteri Tinja Manusia, Benarkah?
- Stop Minum Soda Demi Kesehatan

Sumber : KapanLagi.com

No comments:

Post a Comment